Memahami Hasil Uji Lab Klinik

Banyak diantara kita yang masih bingung saat diberikan data hasil uji di laboratorium klinik, seperti misalnya cek kolesterol, gula darah ataupun asam urat. Bahkan masih banyak juga yang masih belum memahami sepenuhnya arti dari 120/80 saat memeriksa tekanan darah, dan percaya saja setiap perkataan perawat/dokter yang memeriksanya yang mengatakan dia hipertensi ataukah normal. Bukan berarti saya bilang ada petugas medis yang akan membohongi pasien, tapi akan lebih baik bila kita juga memahami diri kita sendiri.

Berikut saya paparkan beberapa penjelasan singkat yang semoga bisa membantu

Detak Jantung

Normalnya jantung orang dewasa berdetak 60-100 kali per menit

Tarikan nafas atau Respiratory Rate

Manusia sehat pada kondisi normal akan bernafas 12-15 kali setiap menitnya

Tekanan Darah Dewasa ( 18++)

Klasifikasi

Tekanan Darah Sistolik

Tekanan Darah Diastolik

Normal

90 – 120 mmHg

60 – 80 mmHg

Pra hipertensi

120 – 139 mmHg

80 – 89 mmHg

Hipertensi stage 1

140 – 159 mmHg

90 – 99 mmHg

Hipertensi stage 2

>160 mmHg

>100 mmHg

Tekanan darah sistolik adalah tekanan darah terukur saat jantung mengalami kontraksi, lebih tepatnya lobus ventricular kiri atau sederhananya saat darah dipompakan keluar dari jantung. Sedangkan tekanan darah diastolik adalah tekanan darah terukur saat jantung istirahat atau tidak berkontraksi.

Untuk menentukan status hipertensi, tekanan darah sistolik seringkali lebih diperhatikan. Misalnya, tekanan darah 160/95, maka dia dianggap menderita hipertensi stage 2 meskipun tekanan darah diastoliknya masuk rentang stage 1. Namun sebagian ahli juga menyatakan bahwa stage yang lebih tinggi lebih baik digunakan untuk menarik kesimpulan.

Bila sudah dikategorikan hipertensi, maka target normal tekanan darahnya menjadi berubah, yaitu 140/90. Sedangkan bila komplikasi dengan Diabetes Melitus (DM) maka target penurunan tekanan darahnya adalah 130/80.

Profil Lipid

Parameter

Nilai (mg/dL)

Keterangan

Kolesterol Total

<200

200 – 239

>240

desireable

borderline high

high

LDL

<100

100-129

130-159

160-189

>190

Optimal

near or above optimal

borderline high

high

very high

HDL

< 40

> 60

low

high

Trigliserid

<150

150-199

200-499

>500

normal

borderline high

high

very high

Uji Kimia Darah Ginjal

Jenis Pemeriksaan Nilai Normal (mg/dL) Keterangan

Asam Urat Darah

3,4 – 8,5

2,8 – 7,3

3,5 – 8,5

2,5 – 5,5

Pria Dewasa

Wanita Dewasa

Lansia

Anak

Kreatinin Darah

0,6 – 1,3

0,4 – 1,2

0,8 – 1,4

Dewasa

Anak

Bayi Baru Lahir

BUN*

8,0 – 20

5,0 – 20

5,0 – 15

Dewasa

Anak

Bayi

Ureum

10 – 50

                                * BUN (Blood Urea Nitrogen) adalah kadar nitrogen urea dalam darah

Kadar Gula Darah

Jenis Pemeriksaan

Nilai (mg/dL)

Nilai (mmol/L)

Keterangan

Kondisi Puasa

<100

100 – 125

> 125

< 5,6

5,6 – 6,9

> 6,9

Normal

IFG*

Diabetes Mellitusa

2 Jam setelah makan

< 140

140 – 199

> 200

< 7,8

7,8 – 11,1

> 11,1

Normal

IGT*

Diabetes Mellitusa

                                IFG         : Impaired Fasting Glucose

                                IGT         : Impaired Glucose Tolerance

Sementara bagi yang sudah dipastikan menderita diabetes, maka diharapkan menjaga kondisinya dalam rentang berikut

Kontrol Glukosa

HbA1CPrepandialcapillary plasma glucose

Peak postprandialcapillary plasma glucose

 

< 7,0 %90 – 130 mg/dL (5,0 – 7,2 mmol/L)

< 180 mg/dL (< 10,0 mmol/L)

Tekanan Darah < 130/80 mmHg
Fasting Lipid Profile

LDLTrigliserida

HDL

 

< 100 mg/dL (< 2,6 mmol/L)< 150 mg/dL (<1,7 mmol/L)

> 40 mg/dL (> 1,1 mmol/L)

HbA1C adalah Hemoglobin terglikolisasi dengan nilai normal antara 4-6%

Pemeriksaan Kimia Darah untuk Jantung dan Hati

Creatin Posfo Kinase (CPK)

Peningkatan CPK merupakan indikator penting rusaknya mikardium jantung

Nilai normal,

                Pria Dewasa                       : 5 – 35 µg/mL atau 30 – 180 IU/L

                Wanita Dewasa                 : 5 – 25 µg/mL atau 25 – 150 IU/L

Peningkatan ringan/sedang yaitu peningkatan CPK 2-4 kali nilai normal, hal ini bisa disebabkan kerja berat, trauma, tindakan bedah, injeksi im, miopati alkoholik, infark miokard/ isemik berat, dan infark paru/ edema paru

Peningkatan berat yaitu 5 kali atau lebih dari nilai normal disebabkan infark jantung, poliomoisitis, distropia muskularis Duchene.

Serum Glutamik Oksaloasetat Transaminase (SGOT)

Nilai normalnya

                Pria Dewasa                       : sampai dengan 37 U/L

                Wanita Dewasa                 : sampai dengan 31 U/L

Peningkatan SGOT ringan yaitu kurang dari 3 kali nilai normal bisa mengindikasikan perikarditis, sirois hepatic, infark paru, atau cerebrovascular accident (CVA)

Peningkatan SGOT sedang yaitu 3 – 5 kali nilai normal bisa disebabkan obstruksi saluran empedu, aritmia jantung, gagal jantung kongesti dan tumor hati

Peningkatan SGOT berat yaitu lebih dari 5 kali nilai normal mengindikasikan kerusakan hepatoseluler, infark jantung, kolaps sirkulasi ataupun pancreatitis akut.

Serum Glutamik Pyruvic Transaminase (SGPT)

Peningkatan SGPT dalam serum darah mengindikasikan adanya trauma atau kerusakan hati

Nilai normal,

                Pria Dewasa                       : sampai dengan 42 U/L

                Wanita Dewasa                 : sampai dengan 32 U/L

Peningkatan SGOT/SGPT  lebih dari 20 kali nilai normal dapat mengindikasikan hepatitis

Peningkatan SGOT/SGPT 3 – 10 kali nilai normal bisa disebabkan infeksi mononuclear, hepatitis kronik aktif, obstruktif empedu ekstra hepatic, sindrom reye dan infark miokard

Peningkatan SGOT/SGPT 1 – 3 kali nilai normal mengindikasikan pancreatitis, perlemakan hati, atau juga sirosis.

Pemeriksaan Elektrolit Darah

Jenis Elektolit

Nilai Normal (mEq/L)

Keterangan

Natrium

135 – 145

135 – 145

134 – 150

40 – 220 (24 jam)

Dewasa

Anak

Bayi

Dalam urine

Kalium

3,5 – 5,0

3,6 – 5,8

3,6 – 5,8

Dewasa

Anak

Bayi

Klorida

95 – 105

98 – 110

95 – 110

Dewasa

Bayi

Anak

Kalsium

4,5 – 5,5

4,5 – 5,8

5,0 – 6,0

3,7 – 7,0

Dewasa

Anak

Bayi

Bayi Baru Lahir

Magnesium

85 – 135 ml/menit

Dewasa

Fosfor

2,5 – 4,5 mg/dL

4,5 – 5,5 mg/dL

4,5 – 6,7 mg/dL

3,8 – 8,6 mg/dL

Dewasa

Anak

Bayi

Bayi Baru Lahir

Demikianlah beberapa penjelasan singkat tentang hasil cek laboratorium klinik, sebenarnya masih sangat banyak yang lainnya tapi yang saya paparkan disini hanya yang paling umum saja. Sedangkan untuk yang lainnya dapat lansung berkonsultasi dengan dokter ataupun petugas laboratoriumnya untuk mendapatkan penjelasan.

Semoga membantu dan Keep Healthy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: