Review French Open Superseries 2013

Tanggal 22 sampai 27 Oktober ini dilansungkan satu lagi turnamen bulutangkis super series yaitu French Open. Sebagai salah satu dari dua belas turnamen super series, maka French Open juga bertabur dengan pemain-pemain terbaik dunia saat ini. Indonesia sendiri mengirimkan 19 wakil dari 5 nomor yang dipertandingkan, yaitu 3 di tunggal putra, 2 tunggal putri, 4 di ganda putri dan masing-masing 5 wakil  ganda putra dan ganda campuran. Dari jumlah itu, 3 ganda putra, 1 tunggal putri dan 1 ganda campuran harus melewati babak kualifikasi.

Berikut daftar pemain yang diturunkan Indonesia di French Open 2013:

Tunggal Putra                       : Tommy Sugiarto, Sony Dwi Kuncoro, Dionysius Hayom Rumbaka

Tunggal Putri                        : Lindaweni Fanetri, Milicent Wiranto (Q)

Ganda Putra                         : Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, Angga Pratama/ Ryan Agung Saputra, Gideon Markus Fernaldi/ Markis Kido (Q), Christoper Rusdianto/ Trikusuma Wardhana (Q), Julian Arbitama/ Siswanto (Q).

Ganda Putri                          : Pia Zebadiah Bernadeth/ Rizki Amelia Pradipta, Gebby Ristiyani Imawan/ Tiara Rosalia Nuraidah, Nitya Krishinda Maheswari/ Greysia Polii, Aprilsasi Putri Lejarsar Variella/ Vita Marissa

Ganda Campuran               : Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir, Markis Kido/ Pia Zebadiah Bernadeth, Riky Widianto/ Puspita Richi Dili, Praveen Jordan/ Vita Marissa, Gideon Markus Fernaldi/ Rizki Amelia Pradipta (Q)

*note: Ahsan/Hendra akhirnya mundur dari French Open karena cedera

*Hasil akhir (daftar pemenang) di bagian akhir tulisan

Yonex French Open 2013 dibuka dengan pertandingan kualifikasi pertama ganda campuran, pasangan Jerman Johannes Schoettler/ Johanna Goliszewski melawan pasangan Indonesia Gideon Markus Fernaldi/ Rizki Amelia Pradipta yang berakhir dengan kekalahan Gideon/ Rizki 21-19, 25-23 dalam waktu 34 menit. Tunggal putri Indonesia Milicent Wiranto juga harus mengubur impiannya bermain di babak utama French Open karena gagal melewati hadangan pebulutangkis Swiss Sabrina Jaquet. Ini adalah kekalahan kedua Milicent secara beruntun setelah minggu lalu juga dikalahkan Jaquet di Swiss International.

Di nomor ganda campuran, pemain spesialis ganda Lee Yong Dae juga mengawali dari babak kualifikasi, namun Yong Dae bersama pasangan barunya Shin Seung Chan memperlihatkan teknik permainan kelas atas yang membuatnya mampu menyingkirkan dua pasangan lawannya dengan mudah, Liu Cheng/ Bao Yixin dari China dan berikutnya pasangan Jerman Max Schwenger/ Carla Nelte, untuk selanjutnya ke babak utama. Kedua pertandingan itu dimenangkan Lee Yong Dae/ Shin Seung Chan dalam waktu 30 menit.

Nama-nama besar lainnya yang juga harus melewati babak kualifikasi adalah Tang Jinhua yang kali ini berpasangan dengan Chai Biao di ganda campuran, serta ganda putra Denmark Mads Conrad-Petersen/ Mads Pieler Kolding. Dan seperti juga Yong Dae, kedua pasangan ini juga mampu dengan mudah mengatasi lawan-lawan mereka untuk selanjutnya ke babak utama.

Satu-satunya wakil Indonesia yang lolos dari babak kualifikasi adalah Gideon Markus Fernaldi/ Markis Kido. Kido yang pernah menduduki ranking 1 dunia bersama Hendra Setiawan memberikan pelajaran berharga untuk juniornya, Christoper Rusdianto/ Trikusuma Wardhana 21-13, 21-15 dalam waktu 24 menit.

Pertandingan tunggal putra juga dimulai sejak hari pertama. Unggulan India Kashyap Parupalli tidak beruntung harus lansung bertemu unggulan utama Lee Chong Wei lansung di babak pertama, dan kalah 20-22, 12-21. Sempat tertinggal jauh 5-14 dan 10-17 di game pertama, Parupalli sebenarnya sempat mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20, namun itulah perjuangan terakhirnya karena dua poin berikutnya menjadi milik Chong Wei. Di game kedua Parupalli hanya bisa bertahan sampai skor 6-6, dan berikutnya tidak mampu lagi mengimbangi Chong Wei dan haris mengakui keunggulan pemain ranking 1 dunia itu 12-21, serta menambah rekor kemenangan Chong Wei menjadi 3-0 atas dirinya.

Tunggal putra Indonesia yang akan bermain hari ini mempunyai kans menang cukup besar. Tommy yang akan menghadapi pemain Denmark Rajiv Ouseph punya kesempatan paling besar karena dari dua pertemuan sebelumnya Tommy selalu menang, terakhir di Singapore Open dimana Tommy akhirnya keluar sebagai juara. Hayom akan berhadapan dengan pemain Denmark lainnya Victor Axelsen dan Sony menghadapi unggulan 8 dari Jerman Marc Zwieber. Hayom dan Axelsen belum pernah bertemu di lapangan namun secara kemampuan mereka seimbang dan Hayom unggul pengalaman, sedangkan Sony dengan Zwieber berbagi angka 1-1 dalam dua pertemuan sebelumnya.

Tommy dan Hayom akhirnya menang dengan cukup mudah atas lawan mereka masing-masing. Tommy mengalahkan Rajiv Ouseph 21-16, 21-14 dalam waktu 37 menit, sedangkan Hayom menang dari Victor Axelsen 21-12, 21-9 dalam waktu 29 menit. Unggulan-unggulan lainnya, seperti Boonsak Ponsana, Kenichi Tago, Sho Sasaki dan Jan O Jorgensen juga menang atas lawan masing-masing dan meneruskan langkah ke babak kedua.

Sony Dwi Kuncoro juga menang dari Marc Zwieber, setelah menang 21-19 di game pertama, Sony sempat kewalahan dan akhirnya kalah 16-21 di game kedua. Namun Sony kembali menemukan permainannya di game ketiga dan meninggalkan Zwieber jauh 19-6 sebelum akhirnya menutup laga dengan skor 21-9. Dengan begitu maka tunggal putra Indonesia semuanya lolos ke babak kedua

Hari Kedua

Hari kedua diwarnai dengan kembali bergugurannya pemain putri Indonesia. Tunggal putri terakhir Indonesia, Lindaweni Fanetri gagal mengulangi kesuksesannya di Malaysia Open 2011 atas Tsz Ka Chan dari Hongkong. Kalah 13-21 di game pertama Lindaweni sempat berbalik mendominasi lawannya di babak kedua dan menutupnya dengan skor 21-15, tetapi di game ketiga Ka Chan sama sekali tidak memberi Lindaweni kesempatan mengejar dan akhirnya menang 21-10. Dan habislah wakil Indonesia di tunggal putri.

Ganda Putri Indonesia yang juga gagal ke babak kedua adalah Apilisasi Putri Lejarsar Variella/ Vita Marissa. Berhadapan dengan unggulan kelima China Tian QQing/ Zhao Yunlei, Aprilisasi/ Vita sama sekali tidak berdaya dan kalah hanya dalam waktu 26 menit dengan skor mencolok 13-21,10-21.

Tetapi kekecewaan April/ Vita cukup bisa terobati dengan lolosnya ketiga pasangan ganda putri lainnya ke babak kedua. Unggulan keenam Pia/ Rizki menang cukup mudah atas pasangan Jerman Steffi Arends/ Severine Corvilain 21-14, 21-14, berikutnya Gebby/ Tiara juga menang atas peraih medali perunggu Olimpiade London 2012 Jwala Gutta/ Ashwini Ponnappa meskipun harus bertanding selama 50 menit dan melalui 3 set pertandingan. Terakhir pasangan Nitya Maheswari/ Greysia Polii juga menang mudah atas pasangan Perancis Audrey Fontaine/ Emilie Lefel 21-9, 21-11.

FYI, Jwala Gutta akhirnya diizinkan kembali bertanding oleh otoritas bulutangkis India setelah sebelumnya mendapat sanksi larangan bertanding seumur hidup karena memprovokasi pasangannya untuk tidak tampil saat Indian Badminton League 2013. Jwala Gutta yang menggugat ke pengadilan akhirnya diizinkan kembali ke lapangan.

DUa pasangan Indonesia lain yang juga gagal ke babak kedua French Open adalah ganda putra Angga/ Ryan dan ganda campuran Riky/ Puspita meskipun di atas kertas keduanya seharusnya bisa melewati hadangan lawan-lawannya. Memulai dengan lambat, Angga/ Ryan tertinggal jauh 3-10 di game pertama namun berusaha terus mengejar, di akhir-akhir game pertama Angga/ Ryan akhirnya bisa menyamakan kedudukan 20-20 dari sebelumnya 16-20 dan terus bergantian menyerang sampai akhirnya kalah dengan skor 23-25. Tetapi di game kedua Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda tidak terkejar lagi setelah skor 12-12 dan menutupnya dengan poin kemenangan 21-16.

Riky/ Puspita sebenarnya cukup mendominasi atas pasangan baru Lee Yong Dae/ Shin Seung Chan, namun Yong Dae/ Seung Chang selalu berhasil mengejar di saat-saat terakhir dan menyelesaikan pertandingan dengan skor 21-19, 21-18.

Pemain Indonesia lainnya cukup mulus melaju ke babak kedua, ada ganda putra Gideon/ Markus, ganda campuran Praveen Jordan/ Vita Marissa yang mengalahkan unggulan keenam Korea Selatan Ko Sung Hyun/ Kim Ha Na, pasangan kakak-adik Markis Kido/ Pia Zebadiah yang menyudahi langkah ganda China Chai Biao/ Tang Jinhua dan unggulan utama Indonesia Tontowi/ Liliyana yang menang tanpa bertanding karena lawannya menarik diri dari pertandingan.

Dengan ini berarti total 10 wakil Indonesia di babak kedua French Open Superseries 2013, 7 hari ini ditambah 3 tunggal putra yang lebih dulu lolos di pertandingan hari sebelumnya.

Pertandingan hari kedua sendiri dimulai dengan laga antara pasangan baru Korea Selatan Lee Yong Dae/ Yoo Yeon Seong dengan pasangan baru China Fu Haifeng/ Hong Wei. Sebagai sama-sama mantan ranking 1 dunia Lee Yong Dae dan Fu Haifeng sukses memberikan penampilan impresif selama 66 menit, meskipun pada akhirnya Yong Dae/ Yeon Seong yang akhir minggu lalu juga baru memenangi Denmark Open Superseries Premier yang berhak untuk terus ke babak kedua. Agak mengecewakan memang mereka harus bertemu di babak pertama, sayang secara pertandingan tetapi tentunya menguntungkan bagi lawan-lawannya karena setidaknya satu lawan berat sudah disingkirkan😀

Unggulan-unggulan lainnya juga nyaris tidak menemui hambatan di babak pertama.

Hari Ketiga

Kenichi Tago menjadi pemain unggulan pertama di hari ketiga yang gagal melanjutkan langkahnya di French Open Superseries 2013, berhadapan dengan rekan senegaranya Sho Sasaki, Kenichi Tago lansung menyerah dua set, meskipun di saat-saat terakhir sempat memberikan perlawanan, namun akhirnya harus kalah 15-21, 22-24. Di lapangan lain unggulan kedua ganda campuran dari China Xu Chen/ Ma Jin hanya butuh 29 menit untuk menundukkan ganda Hongkong Lee Chun Hei/ Chau Hoi Wah 21-11, 21-19.

Indonesia sendiri mengawali langkahnya dengan perang saudara tunggal putra Dionysius Hayom Rumbaka melawan Sony Dwi Kuncoro. Meskipun sebenarnya saya berharap Sony yang menang, tetapi di game kedua dan ketiga Hayom memang lebih memberikan penampilan yang lebih baik. Di Game ketiga Sony sebenarnya Sony sudah hampir menang dengan meninggalkan Hayom 19-15, tetapi Hayom terus mengejar dan membalikkan kedudukan menjadi 20-19. Setelahnya mereka bergantian membuat poin sampai akhirnya Hayom mengklaim kemenangan dengan 24-22.

Di ganda campuran akhirnya Tontowi/ Liliyana berhasil membalaskan dendam Riky/ Puspita yang hari sebelumnya dikalahkan oleh pasangan baru Korea Lee Yong Dae/ Shin Seung Chan. Meskipun Yong Dae sendiri adalah salah satu pemain spesialis ganda terbaik di dunia saat ini, Owi/ Butet membuktikan bahwa mereka adalah pemain kelas atas. Tontowi/ Liliyana menundukkan lawannya dengan dua set lansung 21-12, 21-15. Di saat hampir bersamaan Tommy Sugiarto juga mengalahkan pemain China Yuekun Chen 21-18, 21-13 untuk mengamankan tempat di perempatfinal.

Greysia Polii juga semakin memantapkan langkahnya untuk kembali ke jajaran atas pemain dunia, setelah skandal di Olimpiade 2012 lalu. Berhadapan dengan mantan nomor satu dunia Majin/ Zhong Qianxin, Polii bersama pasangannya Nitya Maheswari bisa memastikan kemenangan dalam dua set lansung, 21-14, 24-22. Hal yang sama terjadi di partai ganda putra, Gideon/ Markis yang memulangkan unggulan ketiga dari Jepang Hiroyuki Endo/ Kenichi Hayakawa 21-13, 19-21, 21-16. ini juga kekalahan berturut Endo/ Hayakawa karena di Denmark Open juga dikalahkan oleh Ahsan/ Hendra.

Sayangnya ganda putri Gebby/ Tiara gagal mengikuti jejak Gideon/ Markus. Menghadapi unggulan tiga lainnya yang juga dari Jepang, Misaki Matsumoto/ Ayaka Takahashi, pemain ranking 16 dunia ini kalah 21-15, 21-15.

Pia Zebadiah Bernadeth juga belum kembali ke permainan terbaiknya. Kalah dari Chris Adcock/ Gabriel White 21-8, 21-8 di ganda campuran berpasangan dengan kakaknya Markis Kido, Pia juga kalah di nomor ganda putri berpasangan dengan Rizki Amelia Pradipta.  Menghadapi pasangan baru yang juga baru menjuarai Denmark Open minggu lalu, Pia/ Rizki menyerah 21-11, 21-14.

Praveen Jordan/ Vita Marissa akhirnya menambah wakil Indonesia untuk perempatfinal setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Kim Ki Jung/ Kim So Young 21-14, 21-13 dalam waktu 26 menit. Dengan demikian akhirnya ada 6 pemain Indonesia yang akan berlaga di babak delapan besar.

Lee Yong Dae, meskipun di ganda campuran harus mengakui keunggulan pemain Indonesia Tontowi/ Liliyana, namun di ganda putra masih belum terkalahkan. Bertemu pemain Thailand Maneepong Jongjit/ Nipitphon Puangpuapech, Lee Yong Dae/ Yoo Yeong Seong menang 21-16, 21-12.

Unggulan pertama tunggal putra Lee Chong Wei juga berhasil menambah rekor pertemuannya dengan pemain India Ajay Jayaram menjadi 6-0 setelah pertemuan mereka Kamis malam di Paris. Meskipun di game pertama Jayaram sempat memberikan perlawanan, namun Chong Wei tetap bisa memenangi pertandingan dengan 21-18, 21-18. Pemain tuan rumah sendiri juga akhirnya habis setelah wakil terakhir mereka Sashina Vignes Waran bertekuk lutut berhadapan dengan Wang Shixian 6-21, 10-21.

Hari Keempat, perempatfinal

Perempat final French Open diwarnai dengan bergugurannya pemain-pemain Indonesia, dimulai dari pasangan juara dunia Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir yang menyerah dua set lansung dari ganda England Chris Adcock/ Gabrielle White 20-22, 17-21. Kekalahan Owi/ Butet juga diikuti oleh Pravenn Jordan/ Vita Marissa dan tunggal putra Tommy Sugiarto.

Nitya Maheswari/ Greysia Polii yang akhirnya berhasil menumbuhkan harapan Indonesia, dengan menaklukkan unggulan pertama asal China Wang Xiaoli/ Yu Yang 21-17, 14-21, 23-2. Kekalahan pasangan China ini menjadi satu-satunya wakil China yang gagal ke semifinal.

Tunggal putra terakhir Indonesia Dionysius Hayom Rumbaka akhirnya juga kalah dari unggulan Denmark Jan O Jorgensen. Untunglah wakil terakhir Indonesia, ganda putra Gideon Markus/ Markis Kido akhirnya berhasil mengalahkan unggulan tujuh dari Korea Selatan dan menemani Nitya/ Greysia ke semifinal.

China masih mendominasi pertandingan. Seperti disebutkan sebelumnya, Wang Xiaoli/ Yu Yang menjadi satu-satunya yang gagal melaju ke semifinal. sementara enam lainnya sukses, diantaranya unggulan dua Xu Chen/ Ma Jin yang mengalahkan Praveen/ Vita.

 Lee Chong Wei juga masih terlalu kuat bagi Boonsak Ponsana, Chong Wei berhasil menang dua set, 21-13, 21-17. Namun pasangan baru ganda putra juara Denmark Open 2013, Lee Yong Dae/ Yoo Yeon Seong harus menghentikan lankah impresifnya setelah dikalahkan pasangan Malaysia Hoon Thien How/ Tan Wee Kiong 21-13, 21-10.

Hari Kelima, semifinal

semifinal French Open 2013 berlansung ketat dan sengit, hal ini bisa dilihat dari 10 pertandingan yang diselenggarakan, hanya 3 yang straight set sedangkan 7 lainnya harus melewati rubber game dan hanya dua pertandingan yang bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 50 menit.

Gideon Markus Fernaldi/ Markis Kido menjadi yang pertama memastikan tiket final setelah mengalahkan ganda China Liu Xiaoling/ Qiu Zihan 16-21, 21-19, 21-14. Kekalahan ini juga menjadi satu-satunya kekalahan wakil China di semifinal, karena empat pasangan lainnya lolos meskipun dengan tidak mudah.

China memastikan dua gelar juara dengan menempatkan empat wakilnya di dua nomor alias all China final, yaitu ganda campuran dan ganda putri. Satu wakil lainnya, yaitu Wang Shixian mengamankan tempat di final tunggal putri setelah mengalahkan pemain Korea Selatan Bae Ju Yeon dan akan menghadapi Porntip Buranaprasertsuk dari Thailand.

Ganda Campuran unggulan pertama Zhang Nan/ Zhao Yunlei dengan susah payah harus melewati hadangan ganda England Chris Adcock/ Gabrielle White 18-21, 21-14, 21-13 selama 62 menit. Langkah ini diikuti ganda ranking dua dunia, Xu Chen/ Ma Jin yang mengalahkan Sudket Prapakamol/ Saralee Thoungthongkam 21-12, 21-19.

Sementara di ganda putri, pasangan baru juara Denmark Open Bao Yixin/ Tang Jinhua menyingkirkan wakil Indonesia Nitya Krishinda Maheswari/ Greysia Polii 19-21, 21-10, 21-19. Disusul ganda China lainnya Tian Qing/ Zhao Yunlei yang mengalahkan pemain Korea Selatan juga dengan rubber game.

Kenichi Tago akhirnya meraih kemenangan pertamanya dari Lee Chong Wei setelah dalam 14 pertemuan sebelumnya selalu kalah. Bermain 3 game, Tago melaju ke final setelah mengalahkan Chong Wei 17-21, 21-16, 21-12 dalam waktu 61 menit. di final Tago akan menghadapi pemain Denmark Jan O Jorgensen yang mengandaskan Tanongsak Saensomboonsuk 21-18, 18-21, 21-10.

Hari Keenam, final

Lagi males nulis runutan pertandingannya, jadi saya tulis hasilnya aja ya :p Setidaknya Indonesia berhasil membawa pulang satu gelar dari French Open, yaitu ganda putra melalui Gideon Markus Fernaldi/ Markis Kido yang mengalahkan ganda Malaysia. Berikut hasil lengkapnya

Tunggal Putra                    : Jan O Jorgensen – Kenichi Tago 21-13, 21-17

Tunggal Putri                      : Wang Shixian – Porntip Buranaprasertsuk 21-18, 21-18

Ganda Putra                       : Gideon Markus Fernaldi/ Markis Kido – Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong 21-16, 21-18

Ganda Putri                        : Bao Yixin/ Tang Jinhua – Tian Qing/ Zhao Yunlei 21-13, 21-17

Ganda Campuran             : Zhang Nan/ Zhao Yunlei – Xu Chen/ Ma Jin 28-26, 21-17

Sampai bertemu di turnamen berikutnya

One comment

  1. Pingback: Review All England Super Series Premier 2014 | find everything here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: