Kilas Tenis 2013

Musim 2013 sudah memasuki tahap akhir. Di sektor putri, delapan pemain terbaik sudah mulai berlaga di WTA Championships sebagai turnamen akhir tahun, sedangkan untuk ATP Final akan dilansungkan tanggal 4-11 November dan untuk pesertanya juga masih menunggu hasil pertandingan beberapa pemain di minggu ini.

Serena Williams masih terlalu superior bagi lawan-lawannya. 11 gelar turnamen utama dengan 2 diantaranya adalah Grand Slam dan 1 WTA Championships masih merupakan jumlah paling banyak dari gelar yang bisa dikumpulkan petenis lainnya. Serena menjadi petenis kedelapan yang berhasil mengumpulkan 11 gelar atau lebih dalam satu tahun, dan menjadi petenis pertama dalam 16 tahun terakhir. Dan Serena Williams masih menjadi satu-satunya petenis putri dalam 10 tahun terakhir yang mampu memenangkan lebih dari 1 gelar Grand Slam dalam satu tahun. Dari 16 turnamen yang diikutinya sepanjang tahun 2013, 11 diantaranya menang, 2 kalah di final (dan keduanya kalah dari Victoria Azarenka), 1 mundur karena cedera dan dua lagi kalah di 16 besar serta quarterfinal. Sayangnya dua kekalahan tercepat Serena tahun ini justru terjadi di turnamen Grand Slam, yaitu Australia Open di babak perempatfinal, kalah dari rekan senegara yang disebut-sebut sebagai penerusnya, Sloane Stephens, dan di perdelapanfinal Wimbledon kalah dari petenis muda Jerman Sabine Lisicki.

Maria Sharapova kembali harus menghadapi cedera di tahun ini, sehingga tidak tampil banyak terutama di paruh kedua musim 2013. Marsha juga hanya mampu membawa pulang gelar dari Indian Wells dan Stuttgart, sementara di 8 pertandingan lainnya dia selalu kalah, dimana 4 diantaranya yaitu, Doha, Miami, Madrid dan French Open dia selalu kalah dari Serena Williams. Catatan terburuknya terjadi di Wimbledon, dimana Maria Sharapova kalah dari petenis tidak dikenal dari Michelle Marcer De Brito yang mengawali langkahnya dari babak kualifikasi. Maria Sharapova tidak tampil di Grand Slam US Open karena cedera.

Victoria Azarenka mengawali musim sebenarnya dengan baik, setelah mempertahankan gelar Australian Opennya, Azarenka membalas kekalahannya di Brisbane awal 2013 dengan menundukkan Serena Williams di final Doha Open. Dari 4 kali mencapai final, Vica, panggilan akrabnya, hanya mampu menjadi juara di Cincinnati setelah melewati pertarungan panjang menghadapi Serena Williams 2-6, 6-2, 7-6 (8-6). 6 pertandingan lainnya berjalan buruk bagi Azarenka, dimanya dia hanya berhasil sekali mencapai perempatfinal sedangkan yang lainnya kalah di 32 dan 64 besar.

Lina hanya mampu menang sekali dari 14 turnamen yang diikutinya, yaitu di Shenzhen dimana dia menjadi tuan rumah dan unggulan pertama. Setelahnya Li Na masih sempat memberikan penampilan yang menjanjikan, dibuktikan dengan kembalinya dia ke final Australian Open, meskipun harus mengakui keunggulan Azarenka. Di bulan April Li Na juga sampai ke final Stuggart Open dan kalah dari Maria Sharapova, tetapi itu adalah kali terakhir Li Na menjejak di final sepanjang tahun 2013. Di Rolland Garros di mana dia pernah menjadi kampiun di tahun 2011, Li Na bahkan harus pulang di babak 64 besar, karena kalah dari petenis tidak terkenal USA Mattek-Sands. Pencapaian terbaiknya adalah semifinal US Open, tapi dia dengan mudah dikalahkan Serena Williams yang akhirnya menjadi juara, 0-6, 3-6.

Mantan nomor satu dunia Petra Kvitova sama sekali tidak memberikan penampilan impresif musim 2013 ini, apalagi di arena Grand Slam. Pencapaian terbaiknya adalah di Wimbledon, yaitu perempatfinal dimana dia kalah dari Kirsten Flipkens 6-4, 3-6, 4-6. Sementara di US Open dan French Open hanya mampu sampai 32 besar dan 64 besar di Australian Open. Namun Kvitova masih mampu membawa pulang dua titel yaitu dari Dubai dan Tokyo atau Japan Open, dan akhirnya finish di ranking 6 dunia dan berhak ke Istanbul untuk mengikuti WTA Championships.

Sara Errani bermain lebih baik di posisi ganda dibanding tunggal, dibuktikan dengan dia mampu mempertahankan posisinya di puncak ranking dubia bersama Roberta Vinci dan meraih gelar Grand Slam Australian Open. Sementara di tunggal putri, pencapaian terbaiknya adalah di French Open yang dia berhasil sampai semifinal, sedangkan di Australian dan Wimbledon dia terhenti di babak pertama alias 128 besar. Errani memang masih mampu membawa pulang gelar dari Acapulco, tetapi itu hanyalah turnamen kecil untuk petenis 10 besar dunia. Sama seperti Angelique Kerber yang di penghujung tahun 2013 akhirnya berhasil membawa trophy Linz Open.

Agniezka Radwanska memang berhasil mengumpulkan tiga gelar di 2013, tetapi ketiganya juga bukan turnamen besar. Di Grand Slam pencapaian terbaik Aga adalah di semifinal Wimbledon sedangkan di Australian dan French Open hanya sampai perempatfinal, dan perdepalanfinal di US Open.

Nama lain yang penting tentu saja Marion Bartoli. Setelah mengejutkan semua orang dengan menjadi juara baru Wimbledon, Bartoli membuat kejutan selanjutnya dengan mengumumkan pensiun. Ada juga veteran seperti Venus Williams yang masih tetap ingin tampil di lapangan sebagai pemain meskipun sudah tidak muda lagi dan sering kalah di babak-babak awal pertandingan. Pencapaian terbaiknya adalah dia berhasil sampai ke semifinal Tokyo Open sebelum dikalahkan Samantha Stosur yang akhirnya menjadi juara.

Final WTA Championships 2013 akhirnya mempertemukan Serena Williams dan Li Na. Keduanya berhasil tampil sempurna dengan mengalahkan lawan-lawannya sejak fase grup sampai semifinal. Serena berambisi besar mempertahankan gelarnya dan tentunya semakin mengukuhkan dirinya sebagai kampiun 2013, sementara Li Na juga sangat berharap merebut gelar pertamanya di ajang tutup musim ini. Tapi pada akhirnya Serena tetap yang berhasil membuktikan kalau dialah yang terbaik. Menghadapi Li Na, Serena menang 2-6, 6-3, 6-0.

Di deretan pemain putra, Rafael Nadal bisa disebut sebagai Man of The Year 2013. Absen sejak pertengahan tahun lalu, Nadal sempat dikabarkan akan comeback di Australian Open 2013, namun akhirnya batal karena belum sepenuhnya pulih dari cedera. Nadal akhirnya benar-benar kembali ke lapangan di  Chile di Februari dan lansung memberikan penampilan mengesankan dengan sampai ke final sebelum akhirnya kalah dari Horacio Zeballos. Namun dalam 8 pertandingan berikutnya, Nadal hanya kalah sekali, itupun di final, yang mencakup satu turnamen Grand Slam, French Open dimana dia menjadi juara setelah mengalahkan David Ferrer, dan 4 turnamen Masters 1000 yaitu Monte Carlo, IIndian Wells, Madrid Open dan Roma Masters.

Sempat kalah mengejutkan di babak I Wimbledon, Nadal bangkit di Montreal Open yang secara berturut-turut disusul Cincinnati dan Grand Slam US Open yang kesemuanya berhasil dia menangi. Kekalahan pertama berikutnya adalah di final China Open yaitu dari Novak Djokovic yang merupakan ulangan dari final US Open. Total rekor kemenangan Rafael Nadal di 2013 adalah  68-5, yaitu 68 kali menang dan hanya 5 kali kalah. Kekalahan di final China Open juga tidak menghalangi Nadal merebut posisi ranking 1 dunia kembali dari Novak Djokovic.

Djokovic sendiri memang tidak memberikan penampilan terbaiknya di 2013, membuka musim 2013 dengan mempertahankan gelar Australian Open untuk ketiga kalinya berturut-turut dan disusul Dubai Open, Djokovic berikutnya gagal mempertahankan performanya. Setelahnya Djokovic hanya mampu merebut gelar Monte Carlo di bulan April sebelum berikutnya di China Open dan Shanghai Masters bulan Oktober. Meskipun sampai ke final Wimbledon dan US Open, namun sebelumnya Djokovic sering kalah di babak-babak awal dan dari pemain-pemain yang di luar dugaan. Di Madrid, dimana dia pernah menjadi kampiun, Djokovic bahkan hanya mampu mencapai 32 besar sebelum kalah oleh Grigor Dimitrov. Djokovic kehilangan posisinya di puncak ranking dunia di minggu pertama Oktober, setelah Rafael Nadal lolos ke final China Open untuk memastikan kudetanya. Rekor kemenangan Djokovic di 2013 adalah 62-9, tidak terlalu buruk sebenarnya.

[update] di awal November Djokovic akhirnya berhasil mengumpulkan gelar ATP ke-40 nya dengan menjuarai Paris Masters. Sepertinya Djokovic sudah kembali ke permainan sebenarnya, setidaknya 3 gelar di akhir tahun bisa sedikit menenangkannya. Targetnya adalah mempertahankan gelar ATP World Tour Final, menjuarai Davis Cup bersama Tim Serbia dan kembali ke posisi 1 dunia.

[update] Novak Djokovic akhirnya berhasil mempertahankan gelar ATP World Tour Finals setelah mengalahkan Rafael Nadal di final 6-3,6-4. Sehingga totalnya dia mengumpulkan tujuh gelar di tahun 2013 dan rekor pertemuannya dengan Nadal di 2013 menjadi 3-3, sedangkan secara keseluruhan masih kalah 17-22.

Sementara buat Roger Federer, 2013 adalah tahun terburuk dalam karirnya, setidaknya selama 10 tahun terakhir. Federrer hanya mampu merebut gelar di Halle, Germany, yang merupakan turnamen ATP 250 atau hanya turnamen kecil. Satu-satunya final lain yang berhasil dia capai di 2013 adalah Roma Masters dimana dia kalah dari Rafael Nadal. Di Wimbledon 2013 yang statusnya adalah juara bertahan, Federrer bahkan hanya mampu mencapai babak 64 besar, kalah dari petenis tidak terkenal dari Ukraina, Sergiy Stakhovsky.

Di 2013 juga untuk pertama kalinya sejak 2003 Roger Federrer terlempar dari posisi 5 besar dunia, saat tulisan ini dibuat posisi Federrer berada di ranking 7 dunia. Rekor kemenangannya sendiri hanya 36-13.

Andy Murray memecahkan rekor menjadi petenis Inggris pertama yang merebut gelar Wimbledon dalam 77 tahun. Meskipun Grand Slam tertua ini diselenggarakan di Inggris, namun petenis tuan rumah terakhir yang berhasil membawa pulang tropi Wimbledon adalah Fred Perry di tahun 1936. Namun itu adalah kemenangan terakhir Murray di 2013 karena di Montreal dia hanya berhasil mencapai 16 besar sedangkan di Concinnati dan US Open dia cukup beruntung bisa sampai di perempatfinal. Cedera yang membekapnya juga menghalangi Murray berpartisipasi di final ATP World Tour awal November ini.

David Ferrer sendiri menjalani musim terbaiknya di 2013 ini, meskipun hanya berhasil membawa pulang tropi Auckland dan Buenos Aires yang keduanya turnamen ATP 250. Tapi Ferrer berhasil mencapai final French Open sebelum dikalahkan rekan senegaranya, Rafael Nadal yang memang dikenal sebagaai King of Clay Court dan Penguasa Rolland Garros. David Ferrer juga untuk pertama kalinya berhasilmenembus 5 besar dunia dan saat ini bertengger di posisi 3, meskipun cederanya Andy Murray berperan besar dalam hal ini.

ATP World Tour Final sendiri akan digelar 4-11 November 2013 di London. Nadal, Djokovic, Ferrer dan Berdych sudah memastikan tempat mereka berdasarkan rankingnya. Sedangkan empat tempat tersisa sedang diperebutkan oleh unggulan-unggulan lainnya dengan Del Potro, Wawrinka, Gasquet, dan Federrer sebagai calon terkuatnya. Andy Murray sebenarnya lebih berhak namun dia mengundurkan diri karena masih cedera.

One comment

  1. sayang sekali Andy Murray mengundurkan diri gan,, coba tidak karena cedera yang diderita mungkin benar bahwa ia akan dan lebih berhak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: