Manusia Memuakkan!

MARISSA ANITA

Makan siang yang seharusnya nikmat menjadi memuakkan ketika saya melihat seorang anak berusaha merekam/memfoto seorang anak lelaki gemuk – mungkin berusia 10 tahun – yang sedang menangis meraung karena diledek saudaranya. Sang perekam pun adalah anak lelaki seumuran berkacamata yang ternyata saudara kandung si bocah gemuk yang sedang tersiksa.

 

Saudara kandung mempermalukan saudaranya sendiri di tempat umum. Mungkin dia berpikir, betapa “keren”nya jika ia bisa mem-posting video/foto “Si Adik Cengeng” di sosial media, di Facebook? Twitter? Apa pun itulah dimana tombol LIKE menunggu untuk dipencet. Inikah generasi baru kita? Generasi yang terpapar kecanggihan digital, terpapar dampak negatif sosial media yang mendorong narsisisme — mencari popularitas di atas penderitaan orang lain – hanya demi mendapatkan belasan, puluhan, ratusan atau ribuan tombol LIKE?

 

Dangkal!

 

Yang lebih mencengangkan, di antara dua ‘preman’ kecil dan anak yang dipermalukan, ada lebih dari 5 orang tua yang tidak melakukan apa-apa ketika sang preman…

View original post 444 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: